Pahoppukku, Selamat mengikuti Unas ya !


Periode April 2010 ini, ada empat orang cucu Ompu Tonggi yang ikut UNAS. Mereka adalah Daniel Tonggi, ikut UNAS SMA, lalu ada Rio, juga UNAS SMA, ada dua orang UNAS SMP, yaitu Merry di Surabaya dan Ganda di Tg.Morawa.  Setelah UNAS, tentu tahap berikutnya adalah masuk ke sekolah yang lebih tinggi.

Daniel dan Rio, masih harus bertarung dengan ratusan ribu tamatan SMA lainnya untuk masuk perguruan tinggi. Persaingan masuk Perguruan Tinggi (PT) yang sangat ketat, tidak mungkin bisa didapat dengan persiapan ala kadarnya. Kalau mau mendapatkan PT yang baik sesuai cita-cita, ya harus mau berusaha keras dan berjuang. Perjuangan untuk bisa memasuki PT impian adalah dengan latihan mengerjakan soal-soal secara cepat dan cermat.

Daniel dan Rio punya keinginan yang tinggi, mau masuk ke PT favorit. Mau tidak mau harus mau berkorban dengan bekerja keras dan tidak membuang waktu. Sebab ada ratusan ribu tamatan SMA yang mau berebut kursi PT favorit itu.

UNAS sudah lewat, mestinya UNAS bukan halangan yang berat. Masuk PT jauh lebih berat dari UNAS SMA. Begitu juga untuk Ganda dan Merry, UNAS SMP, hanya sekedar jalan masuk SMA.

Sebentar lagi Rio dan Daniel akan meninggalkan seragam celana abu-abu.  Ganda dan Merry akan meninggalkan seragam biru. Perjalanan memang akan begitu, waktu menambah pengalaman dan kenangan. Mudah-mudahan mereka bisa melalui waktu-waktu di SMP dan SMA dengan baik. Ada senang, ada juga susahnya.

Perguruan tinggi yang bagus, akan bisa menjadi “jalur” aman untuk kerja dan usaha dimasa depan. Jadi sangat penting untuk kuliah di PT yang ok, bukan hanya sekedar kuliah.

Leave a Comment

Filed under Cucu

Ampunilah kami sebagaimana kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami


Manusia tak dapat lepas dari dosa. Hidup menjadi sangat panjang manakala kita melihat dosa-dosa yang sudah kita lakukan. Karena dosa selalu mengikuti perjalanan kehidupan tiap manusia. Setiap jengkal langkah yang kita jalankan, di sana dosa mengintai untuk menjebak. Seringkali kita tak mampu melawan godaan yang sangat besar.

Tapi Tuhan sangat pemurah bagi mereka yang mengakui dosanya dan bertobat. Tidak ada orang yang tidak akan memperoleh pengampunan. Pengampunan dan berkat terbuka dan tersedia bagi semua orang. Seberapa besar pun dosa kita, Tuhan sangat bermurah hati, mengampuni sampai tuntas. Tak ada dosa yang terlalu besar untuk dapat diampuni, semua menjadi hilang karena kemurahan-Nya. Walau dosamu merah seperti kesumba, akan menjadi putih seperti bulu kapas. Itulah janji Tuhan.

Supaya kita mendapatkan pengampunan dari Tuhan, kita harus mengampuni sesama kita. Hubungan vertikal dengan Tuhan harus diimbangi dengan hubungan horizontal dengan manusia. Memperbaiki hubungan dengan Tuhan, disertai dengan perbaikan hubungan dengan sesama manusia.

Ampunilah kami, sebagaimana kami mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Penggalan dari Doa Bapa Kami di refresh oleh Ompu Riyo Sihombing, ito dari Ompu Tonggi pada acara ibadah syukur 76 tahun Ompu Tonggi, dan mengingatkan kembali pentingnya pengampunan dosa. Tapi yang lebih penting adalah supaya kita terlebih dahulu mengampuni sesama, sebelum kita minta pengampunan kepada Tuhan.

Tuhan sangat fair, bagaimana kita bisa mendapatkan pengampunan kalau kita sendiri tak mampu mengampuni orang lain. Seberapa jauh kita mampu mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Ketulusan dan kejujuran kita memberi maaf dan pengampunan kepada sesama, menjadi ukuran seberapa jauh kita mengamini ketaatan kita kepada Tuhan.

Leave a Comment

Filed under Syukur

Hidup tak selamanya sesuai keinginan


Siapa yang bisa meramal apa yang akan terjadi besok, apa yang akan kita dapat di masa depan. Tidak seorang pun bisa menilik kejadian di masa depan. Seberapa besarpun keinginan kita untuk mengetahui apa yang akan terjadi besok, tapi kita tak pernah bisa tau apa yang akan terjadi di kemudian hari. Rahasia masa depan, mutlak milik Tuhan Sang Pencipta Semesta Alam.
Manusia boleh berusaha untuk mempersiapkan masa depannya. Tuhan pun memerintahkan manusia untuk mempersiapkan diri terhadap masa depannya. Kita harus membuat rencana, apa yang akan kita lakukan di masa depan . Semua rencana dan keinginan itu haruslah sejalan dengan keinginan Tuhan.
Tidak semua yang kita inginkan akan terkabul. Apalagi kalau keinginan itu didasarkan pada keinginan duniawi semata. Bahkan keinginan dan permohonan yang kita sampaikan kepada Tuhan, belum tentu semuanya dikabulkan.

Pendeta M. Banuareah dari HKBP Tg. Morawa menegaskan bahwa banyak berkat yang sudah diterima oleh Ompu Tonggi br. Sihombing dalam kehidupannya. Banyak anugerah dan kasih Tuhan yang menyertai hidupnya. Tapi Tuhan pun mengijinkan masa-masa sulit, termasuk ketika Ompu Tonggi harus melepas putra tercinta menghadap Tuhan Pencipta, juga ketika harus ditinggal oleh suami, Ompu Tonggi Doli.

”Molo boi ho inang saonari mar ulang tahun  76, basa-basa na sian Tuhan i do i. Nunga dilehon Tuhan i angka bonus di umur tu ho inang. Angka gellengmu, pahompum boi marpungu sadarion, ima pasu-pasu ni Debata di ho inang”. (Pdt. M.Banuareah).

Hidup tidak selamanya sesuai keinginan. Tuhan memberi kesempatan, manusia mengalami masa sulit. Dengan demikian kita manusia semakin berserah kepada Tuhan di masa sulit maupun di masa senang. Mazmur 21 menjadi topik khotbah Pdt. Banuareah pada acara Ibadah Syukur 76 Tahun Ompu Tonggi br. Sihombing tanggal 23 Desember 2009 di Tg. Morawa. Tuhan menjadikan segalanya indah pada waktunya.

1 Comment

Filed under Syukur

Pengacara adat


Resminya, Op. Tonggi sudah berstatus pengangguran, tapi sehari-harinya acaranya tetap padat, terutama acara adat. Setelah pensiun, mengakhiri karirnya sebagai guru di tahun 1991, Op. Tonggi menjadi “orang bebas”, atau dalam istilah lain sudah menjadi pengacara adat alias pengangguran banyak acara adat.

Akan tetapi, dalam hidupnya Op. Tonggi tidak pernah bisa hanya diam, dan cuma bersantai-santai saja di rumah. Sejak muda Ompu Tonggi selain menjadi guru, ia juga seorang petani. Mengolah sawah dan ladang sudah menjadi keseharian yang mendampingi kehidupannya. ia juga mempunyai kebun yang menjadi tempat ia menghabiskan banyak waktu diluar jam mengajar di depan kelas.

Ketika pensiun, waktu untuk berkebun semakin banyak, dan itulah yang dilakukannya. Menanam sayuran, kacang-kacangan dan tanaman palawija lainnya menjadi kesibukan yang menghabiskan banyak waktunya. Di kebunnya ia juga punya pohon rambutan yang setiap musim bisa menjadikannya penjual rambutan.

Sebagai orang Batak, acara adat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari seorang seperti Ompu Tonggi. Secara resmi ia menjadi pengacara adat (pengangguran banyak acara adat).  Acara adat yang diikutinya bukan hanya yang berada di sekitar Tg. Morawa dan Medan, tapi juga sampai ke Siantar dan Bona Pasogit. Meski usia sudah lanjut Ompu Tonggi masih cekatan mencari angkutan minibus yang bisa membawanya sampai ke Balige atau ke Tarutung. Angkutan umum yang berdesakan dan sempit.

Leave a Comment

Filed under Nonang

Merayakan ulang tahun untuk pertama kali


Perayaan ulang tahun sebenarnya bukan hal yang sangat istimewa lagi saat ini. Tapi kalau sampai berumur 76 tahun, baru pertama kali merayakan ulang tahun, perayaan itu menjadi lain rasanya. Ya, itulah yang terjadi pada Ompu Tonggi Silaban br. Sihombing. Di usia senja, anak, menantu dan cucunya baru sempat mengadakan acara syukuran untuk perayaan ulang tahun. Sebenarnya Op. Tonggi sendiri tidak merencanakan secara khusus untuk perayaan ulang tahunnya.

Backdrop ultah Ompu Tonggi

Informasi lebih lanjut ada di link ini.

Leave a Comment

Filed under Syukur

Hello World!, posting pertama


Hello World!.

Blog ini menyapa dunia untuk pertama kalinya tanggal 26 Desember 2009. Posting ini menjadi posting pertama sebagai greeting kepada semua pembaca. Karena dibuat disuasana Natal, dan juga ingin menyampaikan Salam Natal kepada anda. Selamat menyambut Tahun Baru.

Semoga anda mendapat limpahan berkat dari Tuhan.

1 Comment

Filed under Nonang